Defenisi Kegagalan Belajar

Hai Sobat, apakah Anda pernah merasa gagal dalam belajar? dalam artikel ini kami jabarkan beberapa defenisi kegagalan dalam belajar. Burton berpendapat bahwa seorang siswa dapat diduga mengalami kesulitan belajar kalau yang bersangkutan menunjukkan kegagalan (failure) tertentu dalam mencapai tujuan-tujuan belajarnya. Kegagalan belajar didefinisikan oleh Burton sebagai berikut.
  1. Siswa dikatakan gagal apabila dalam batas waktu tertentu yang bersangkutan tidak mencapai ukuran tingkat keberhasilan atau tingkat penguasaan (level of mastery) minimal dalam pelajaran tertentu, seperti yang telah ditetapkan oleh orang dewasa atau guru (criterion referenced). Dalam konteks pendidikan di Indonesia angka nilai batas lulus (passing grade, grade-standard-basis) itu ialah angka 6 atau 60 (60% dari tingkat nilai yang diharapkan atau ideal). Kasus siswa semacam ini dapat digolongkan kedalam lower group.
  2. Siswa dikatakan gagal apabila yang bersangkutan tidak dapat mengerjakan atau mencapai prestasi yang semestinya (berdasarkan ukuran tingkat kemampuannya : inteligensi, bakat). Ia diramalkan (predicted) akan dapat mengerjakannya atau mencapai suatu prestasi, namun tidak sesuai dengan kemampuannya. Kasus siswa ini dapat digolongkan ke dalam under archievers.
  3. Siswa dikatakan gagal kalau yang bersangkutan tidak dapat mewujudkan tugas-tugas perkembangan, termasuk penyesuaian sosial sesuai dengan organismiknya (his organismic pattern) pada fase perkembangan tertentu, seperti yang berlaku bagi kelompok sosial dan usia yang bersangkutan (norm-referenced). Kasus siswa bersangkutan dapat dikategorikan ke dalam slow learners.
  4. Siswa dikatakan gagal kalau yang bersangkutan tidak berhasil mencapai tingkat penguasaan (level of mastery) yang diperlukan sebagai prasyarat (prerequisite) bagi kelanjutan (continuity) pada tingkat pelajaran berikutnya. Kasus siswa ini dapat digolongkan ke dalam slow learners atau belum matang (immature) sehingga mungkin harus menjadi pengulang (repeaters) pelajaran.
Dari keempat defenisi di atas, dapat kita simpulkan bahwa seorang siswa di duga mengalami kesulitan belajar kalau yang bersangkutan tidak dapat mencapai taraf kualifikasi hasil belajar tertentu (berdasarkan ukuran kriteria keberhasilan seperti yang dinyatakan dalam TIK atau ukuran tingkat kapasitas atau kemampuan dalam program pelajaran time allowed dan atau tingkat perkembangannya).

Dalam film Nil Battey Sannata seorang Ibu berpesan pada Putrinya
“ Tahu tidak, tidak ada salahnya gagal
Sungguh?
Yang salah adalah menerima kegagalan tanpa berjuang
Selalu ingat satu hal
Impianmu, bagaimanapun, adalah milikmu
Banyak orang yang akan menertawakan impianmu
Biarlah mereka terus tertawa
Mereka tidak akan sanggup menggapai impianmu
Ada beberapa orang…
Yang akan mengerti impianmu
Dekatlah dengan mereka
Mereka akan menjaga impianmu tetap hidup
Kamu akan menghadapi kegagalan di tengah jalan
Itu pasti
Namun selalu ingat satu hal
Jika ada impian yang menemanimu
Tidak ada kegagalan yang berlangsung selamanya
Jangan sampai impianmu meninggalkanmu
Kamu tahu kenapa?
Karena seandainya ada sesuatu yang harus dicapai dalam hidup ini
Itulah impian kita
Dan tidak ada yang bisa mengambilnya dari kita”.

So, tetap semangat Sobat.