Salam
pengetahuan!, Hai Sobat Pembaca, Sebagian besar virus masuk ke tubuh manusia
melalui mulut dan hidung, sebagian melalui kulit yang luka. Lalu bagaimana
tubuh kita melakukan pencegahan dan pertahanan terhadap serangan virus?.
Sebenarnya, di dalam tubuh kita ada sistem pertahanan yang dapat menyerang
virus yang masuk. Ketika ada virus yang masuk, tubuh akan segera menyerangnya
dengan cara sebagai berikut.
- Cara yang pertama adalah sel darah putih atau figosit akan segera memakan dan merusak virus.
- Cara yang kedua adalah tubuh menghasilkan molekul protein yang disebut antibodi. Benda asing yang masuk ke dalam tubuh disebut antigen. Virus juga dikenali tubuh sebagai antigen. Ketika antigen masuk ke dalam tubuh, maka tubuh akan terpicu memproduksi antibodi. Antibodi ini sangat spesifik dan menyerang hanya pada antigen yang memicunya.
Oleh karena
virus menggunakan komponen sel untuk mereproduksi dirinya dan virus tinggal di
dalam sel, maka sulit mengeliminasi virus tanpa membunuh sel. Mematikan virus
sama dengan mematikan sel. Oleh sebab itu, cara paling efektif adalah melakukan
vaksinasi yang mencegah sel dari inveksi virus. Pengobatan dengan antibiotik
seperti yang dilakukan pada bakteri kurang baik diterapkan pada pengobatan
virus karena dapat meningkatkan resistensi terhadap bakteri.
Obat-obatan
antibiotik yang digunakan dalam memerangi penyakit infeksi oleh bakteri tidak
dapat digunakan untuk mematikan virus. Namun jika terserang influenza kita
sering diberi obat antibiotik. Sebenarnya antibiotik ini untuk mematikan
bakteri penyebab infeksi sekunder yang sering menyertai penyakit oleh virus.
Demikian pula obat-obatan influenza sebenarnya hanya mengobati gejalanya. Virus
itu sendiri hanya dapat dilawan oleh daya tahan tubuh kita (antibodi). Oleh
karena itu, jika terkena influenza, makanlah makanan yang bergizi dan
beristirahatlah yang cukup.
Terbentuknya
antibodi di dalam tubuh dapat dirangsang secara buatan. Untuk merangsang sel
tubuh membentuk antibodi, tubuh diberi vaksin
atau bibit penyakit yang dilemahkan. Setelah tubuh membentuk antibodi,
tubuh akan kebal terhadap serangan penyakit. Virus juga dapat dibuat vaksin,
misalnya vaksin polio, hepatitis, dan cacar. Vaksin merangsang sel-sel limfosif
untuk menghasilkan antibodi. Jadi, vaksin dapat meningkatkan sistem kekebalan
tubuh.
Pada
saat ini juga telah diketahui bahwa sel-sel inang yang terinfeksi virus
merangsang dengan menghasilkan protein khas yang disebut interferon. Interferon ini tidak dapat mengamankan sel dari infeksi
virus. Akan tetapi, jika interferon ke luar sel dan berinteraksi dengan membran
sel , maka sel-sel yang mengikat interferon ini tidak dapat diinfeksi oleh
virus. Sekarang para ahli mengembangkan penelitian tentang interferon ini dalam
menemukan obat anti virus.

Comments
Post a Comment