Mesopotamia terdiri dari dua kata, mezzo
yang berarti tengah dan photamus/pothamia
yang berarti sungai. Daerah Mesopotamia memang daerah yang diapit dua
sungai besar di sepanjang Timur Tengah, Sungai Eufrat dan Sungai Tigris. Daerah
ini terletak di Negara Irak saat ini.
Karena diapit oleh dua sungai, maka daerah ini adalah daerah yang
sangat subur. Jangan heran kalau daerah ini jadi rebutan bangsa-bangsa yang
berada di sekitarnya. Kisah peradaban daerah ini adallah kisah bergantinya
kepemilikan atas tanah subur yang diapit
leh dua sungai.
Bangsa-bangsa yang pernah mengembangkan peradaban di Mesopotamia
adalah Bangsa Sumeria (3000 SM), Akkadia (2350 SM), Babilonia (1900 SM) dan
Assyria (1200 SM), serta Babilonia Baru (600 SM).
A . BANGSA SUMERIA (3000 SM)
Bangsa Sumeria adalah suku bangsa yang pertama kali mendiami daerah
Mesopotamia. Mereka mengeringkan rawa-rawa yang terletak diantara kedua sungai
Eufrat dan Tigris serta membuat aliran air untuk mengaliri sawah dan ladang
mereka. Sumber Ekonomi bangsa Sumeria pada umumnya adalah bercocok tanam.
Mereka menggunakan hewan untuk membajak lahan pertanian mereka dan menggunakan
gerobak untuk mengangkut hasil pertanian ke tempat lain. Suku bangsa ini
dikenal sebagai suku bangsa yang pertama kali mengenal gandum dan roda.
Bangsa ini dipimpin oleh seorang raja yang bertugas sebagai pendeta,
yang disebut Patesi (pendeta raja). Patesi yang terkenal yang menjadikan bangsa
Sumeria terkenal adalah Patesi Gudea
(2400 SM). Ia berhasil membuat kota yang megah bernama Kota Lagash.
Bangsa ini percaya dengan banyak dewa, terutama dewa-dewa yang
berhubungan dengan alam. Seperti dewa langit, dewa bumi, atau dewa lautan.
Untuk menyembah dewa-dewa tersebut dibangunlah kuil yang bernama Ziggurat. Barasal dari kata zagaru yang artinya bangunan tinggi
seperti gunung. Bangunan ini berundak-undak yang semakin ke atas semakin
runcing sehingga menyerupai gunung. Bangunan ini terbuat dari tanah liat yang
dikeringkan. Bangsa inilah yang pertama kali membuat batu bata, yang masih kita
lakukan hingga saat ini jika kita hendak membangun rumah.
Huruf yang digunakan disebut huruf paku. Huruf ini ditulis dengan
menggoreskan kulit kerang yang sangat tajam ke batu bata yang menjadi bagian
dari kuil.
Bangsa sumeria memberikan sumbangan yang penting bagi dunia dalam
bidang matematika. Mereka mengembangkan hitungan dengan dasar 60 (disebut
sixagesimal). Penemuan mereka tentang sudut lingkaran adalah 360 derajat, satu
jam adalah 60 menit, 1 menit adalah 60 detik masih kita gunakan sampai
sekarang.
B . BANGSA AKKADIA (2350 SM)
Pada 2800 SM bangsa Akkadia merebut daerah Mesopotamia dari bangsa
Sumeria. Pemimpinnya bernama raja Sargon yang kemudia memindakan ibukota ke
Agade.
Dari segi kebudayaan, bangsa Akkadia meniru bangsa Sumeria. Sehingga
tidak ada kemajuan yang menonjol dari peradaban Mesopotamia sejak dihuni oleh
bangsa Akkadia.
C . BANGSA BABILONIA (1900 SM)
Kerajaan Babilonia didirikan oleh suku Amorit yang kemudian dikenal
sebagai suku Babilon. Suku Babilonia berasal dari kata babilu yang berarti gerbang tuhan. Raja yang terkenal bernama
Hammurabi.
Ia terkenal karena membuat undang-undang yang sangat tegas sehingga
rakyatnya dapat hidup secara teratur. Undang-undang tersebut dinamakan Codex Hammurabi yang dipahatkan di tugu
batu setinggi 2m dan diletakkan di tengah kota. Menurut kepercayaan
undang-undang tersebut diberikan oleh dewa marduk. Yaitu dewa yang memiliki
kedudukan tertinggi diantara dewa yang disembah bangsa Babilonia.
Setelah Hammurabi meninggal, bangsa Mesopotamia ditaklukan oleh bangsa
Hittit yang tingga di Dataran tinggi sebelah utara Mesopotamia.
D . BANGSA ASSYRIA (1200 SM)
Bangsa ini termasuk rumpun dari bangsa Semit. Mereka membangun kota
Nihiveh di tepi sungai Tigris sebagai ibu kota pemerintahan. Bangsa ini
bercorak militer karena kegemarannya menaklukan berbagai Negara di sekitarnya.
Bangsa ini dijuluki Romawi dari Asia karena kegemarannya berperang. Ia memiliki
tentara infanteri dan kavelari yang kuat serta didukung kereta perang yang
canggih. Sehingga ditakuti oleh Negara-negara di sekitarnya.
Selain memiliki angakatan perang yang tangguh, bangsa ini juga peduli
pada pendidikan. Raja yang terkenal dari bangsa ini Assurbanipal, meninggalkan
kepingan-kepingan tanah liat yang bertuliskan masalah keagamaan, sastra,
pengobatan, matematika, ilmu pengetahuan alam, kamus dan sejarah. Semua itu
tersimpan rapi di perpustakaan Negara yang terletak di ibu kota Negara Nihiveh.
E . BANGSA BABILONIA BARU (612
SM)
Bangsa Babilonia Baru dipimpin oleh Raja Nabukadnezar yang membangun
kembali kejayaan bangsa Mesopotamia di masa lampau. Peninggalan terbesar dari
bangsa ini adalah taman gantung yang dipersembahkan untuk permaisuri raja.
Taman yang dibangun diatas bukit 1.700 m di aliri air terjun yang berasal dari
sungai Eufrat. Selain itu dibangun pula menara Babilon setinggi 90 m yang
digunakan sebagai penunjuk jalan bagi orang-orang yang hendak bepergian ke kota
tersebut.
Setelah raja Nabukadnezar wafat, Bangsa Babionia ditaklukan oleh
bangsa Persia.






Comments
Post a Comment